|
home>news>

Berita Dari Perwakilan RI

KJRI Imbau WNI Waspadai Tropical Storm Harvey

                                                                                                 KONSULAT JENDERAL REPUBLIK INDONESIA

                                                                                                    10900 Richmond Avenue Houston, TX 77042

                                                                                                      Phone: (713)785-1691 Fax: (713)780-9644

                                                                                       E-mail: kjrihouston@prodigy.net / info@indonesiahouston.net

Houston, AS: Sehubungan dengan bencana alam Hurricane Harvey yang melanda negara bagian Texas termasuk wilayah Houston dan sekitarnya, disampaikan hal-hal sebagai berikut:

  • KJRI Houston menghimbau warga Indonesia di negara bagian Texas, termasuk wilayah Houston dan sekitarnya agar meningkatkan kewaspadaan dan mengutamakan keselamatan, serta mentaati himbauan Pemerintah setempat untuk melakukan mandatory dan voluntary evacuation bagi warga yang tempat tinggalnya terkena dampak banjir (fbcgis.maps.arcgis.com).
  • Pemerintah setempat juga telah menyediakan shelter-shelter di wilayah Houston dan sekitarnya sebagaimana tertera pada link berikut ini: abc13.com.
  • Dalam hal WNI membutuhkan informasi dan bantuan, silahkan menghubungi hotline 24 Jam KJRI Houston: +1 346-932-728 dan hotline perlindungan WNI Kemlu RI +62 812 900 700 27.
  • KJRI Houston terus memantau keselamatan WNI melalui komunikasi intensif dengan pimpinan/tokoh organisasi masyarakat/diaspora dan mahasiswa Indonesia di Texas serta otoritas setempat.
  • Hingga saat ini tidak terdapat korban jiwa WNI, selain 5 korban jiwa warga Houston dan sekitarnya. Sebagian besar WNI dan mahasiswa masih dalam situasi aman dan terkendali. Sementara itu, beberapa keluarga WNI yang terkena banjir mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.
  • KJRI Houston menyediakan shelter di gedung KJRI bagi masyarakat/diaspora Indonesia yang terkena dampak banjir.
  • Bagi masyarakat/diaspora Indonesia yang akan evakuasi ke KJRI Houston dihimbau agar melalui akses Richmond Avenue (hindari Walnut Bend Drive) dan membawa keperluan pribadi masing-masing seperti obat-obatan, dsb.

Demikian himbauan ini kami sampaikan, semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberikan perlindungan & keselamatan bagi kita semua.

                                                                                                                                                Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Houston,

                                                                                                                                                                                                     28 Agustus 2017

(Sumber : http://www.kemlu.go.id/id/berita/berita-perwakilan/Pages/HIMBAUAN-PENINGKATAN-KEWASPADAAN-MENGHADAPI-TROPICAL-STORM-HARVEY.aspx )

Selengkapnya »

Hadapi Badai Harvey, KJRI Houston Siap Bantu WNI

Texas, Amerika Serikat: Bencana Hurricane Harvey, berkategori 1-4 telah melanda negara bagian Texas menyusul dampak banjir besar yang mendera kota Houston dan wilayah sekitarnya hingga wilayah barat negara bagian Louisiana.

Badai Harvey mendarat di Corpus Christi, Texas, sekitar 330 km dari kota Houston Jumat malam, 25 Agustus 2017 hingga sabtu dini hari waktu setempat. Diperkirakan badai akan tetap berlangsung hingga 30 Agustus 2017.

Badai Harvey ini merupakan badai yang terbesar yang terjadi di Amerika Serikat dalam kurun waktu 12 tahun terakhir. Presiden Trump telah mendeklarasikan status Federal Disaster. Sementara itu, Gubernur Texas, Greg Abbot telah mendeklarasikan State of Disaster kepada 30 counties.

Kantor-kantor pemerintah dan swasta, serta sekolah dan universitas diliburkan. Dua bandara utama Houston, George Bush International dan William P Hobby Airport ditutup sejak tanggal 27 Agustus 2017 hingga waktu yang belum ditentukan.

Menanggapi kejadian ini, KJRI Houston terus melakukan pemantauan tentang keselamatan WNI melalui komunikasi intensif dengan pimpinan/tokoh organisasi masyarakat/diaspora dan mahasiswa Indonesia di Texas serta pihak otoritas setempat.

Hingga saat ini tidak terdapat korban jiwa WNI, selain 5 korban jiwa warga Houston dan sekitarnya. Sebagian besar WNI dan mahasiswa masih dalam situasi aman, sementara beberapa keluarga WNI yang tinggal di wilayah rendah terkena banjir sehingga harus mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.

KJRI Houston siap membantu warga Indonesia yang terkena banjir dengan menyediakan shelter di gedung KJRI. Selain itu, KJRI juga dapat dihubungi melalui hotline 24 Jam KJRI Houston: +1 346-932-7284 oleh warga yang memerlukan informasi dan bantuan.

(Sumber : http://www.kemlu.go.id/id/berita/berita-perwakilan/Pages/Hadapi-Badai-Harvey-KJRI-Houston-Siap-Bantu-WNI.aspx )

Selengkapnya »

Kegiatan Outreach Pelayanan Kekonsuleran dan Sosialisasi tentang Kewarganegaraan, Keimigrasian dan SIMKIM di Anchorage, Alaska

Rencana penerapan SIMKIM pada KJRI San Francisco pada tahun 2017 akan berdampak cukup signifikan bagi WNI yang tinggal di negara bagian lain di wilayah kerja KJRI San Francisco.

Sosialisasi penggunaan SIMKIM di Alaska kami lakukan pada kesempatan pertama sebagai salah satu agenda kegiatan outreachterhadap masyarakat Indonesia di wilayah kerja. Kegiatan ini merupakan salah satu agenda dalam kunjungan Konsul Jenderal RI ke Anchorage, Alaska. Kegiatan outreach tersebut diadakan pada tanggal 5 Agustus 2017. Kegiatan ini berupa temu masyarakat dan sosialisasi tentang penerapan SIMKIM, kewarganegaraan, dan isu-isu terkait lainnya. Dalam pertemuan ini juga dibuka pelayanan warung konsuler.

Acara temu masyarakat dihadiri oleh kurang lebih 30 orang WNI yang sebagian merupakan ibu rumah tangga yang menikah dengan orang asing dan sebagian lainnya bekerja pada berbagai perusahaan di Anchorage. Dalam sambutan, Konsul Jenderal menyampaikan bahwa KJRI San Francisco senantiasa memperbaiki kualitas pelayanan kepada masyarakat dan menghimbau masyarakat Indonesia untuk selalu menjaga kekompakan dan saling membantu. Terkait rencana penerapan SIMKIM, kami sampaikan bahwa SIMKIM akan mulai diterapkan di KJRI San Francisco pada bulan September/Oktober 2017 yang berdampak pada keharusan WNI untuk datang langsung ke KJRI San Francisco untuk memberikan sidik jari dan pengambilan foto apabila hendak memperpanjang paspor.

Tanggapan masyarakat terhadap penerapan SIMKIM cukup beragam diantaranya mempertanyakan mengapa menjadi sulit untuk memperpanjang paspor. Terkait hal ini kami sampaikan prosedur pengambilan sidik jari dan foto telah ditetapkan dalam Peraturan Menteri Hukum dan HAM yang diperlukan untuk memastikan tingkat keamanan dokumen negara dan menghindari pemalsuan identitas. KJRI juga menawarkan solusi pelayanan jemput bola dengan membuka warung konsuler di Alaska setiap tahun sehingga masyarakat dapat memberikan sidik jari dan foto tanpa harus datang ke San Francisco.

Kegiatan outreach serupa akan dilakukan secara rutin paling sedikit satu tahun sekali sebagai bentuk perhatian KJRI San Francisco atas kesulitan yang dialami masyarakat Indonesia di Alaska dalam mendapatkan pelayanan KJRI.

(Sumber : http://www.kemlu.go.id/sanfrancisco/id/berita-agenda/berita-perwakilan/Pages/Pelayanan-masyarakat-Indonesia-di-Anchorage,-Alaska.aspx )

Selengkapnya »